Berikut ini merupakan HOW TO atau cara
membuat/konfigurasi Router pada S/O Linux Debian. Disini saya menggunakan
Debian 7, (kalau anda menggunakan Debian selain versi tersebut, masih bisa
menggunakan tutorial ini. Karena pada dasarnya masih sama) :
Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk membuat router menggunakan sistem operasi Debian 7 adalah sebagai berikut :
Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk membuat router menggunakan sistem operasi Debian 7 adalah sebagai berikut :
1.Konfigurasi
IP pada router
Masuk dan edit file interface pada /etc/network/interfaces, kemudian
tambahkan konfigurasi ip seperti berikut :
#Zona Internet
auto eth1
iface eth1 inet static
address 195.100.1.2
netmask 255.255.255.252
network 195.100.1.0
broadcast 195.100.1.255
gateway 195.100.1.1
#Zona LAN
auto eth0
iface eth0 inet static
address 200.3.2.1
netmask 255.255.255.0
network 200.3.2.0
broadcast 200.3.2.255
Setelah paket resolvconf terinstall, buka dan edit file resolv.conf
#nano /etc/resolv.conf
Edit file tersebut dengan konfigurasi seperti berikut ini (sesuai dengan DNS Internet di tempat anda)
nameserver 195.100.1.1
nameserver 202.134.1.10
Konfigurasi file sysctl.conf
#pico /etc/sysctl.conf
Cari tulisan dibawah ini dan hilangkan tanda #
# net.ipv4.ip_forward=1
Lalu simpan.
Kemudian aktifkan ip forwarder
# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_fordward
Lalu cek ip forwardermya
# cat /proc/sys/net/ipv4/ip_fordward
Jika sudah aktif, maka akan muncul angka 1
Routing server
# iptables –t nat –A POSTROUTING –o eth1–j MASQUERADE
KET : eth1 erupakan NIC yang connect ke internet.
Cek apakah routing berjalan atau belum.
# iptables –t nat –n –L
Kemudian konfigurasi file rc.local
# nano /etc/rc.local
Tambahkan konfigurasi routing tadi :
iptables –t nat –A POSTROUTING –o eth0 –j MASQUERADE
kemudian simpan.
Fungsi ini agar ketika server router kita restart iptables akan otomatis berjalan dan kita sebagai administrator jaringan tidak perlu mengetik ulang perintah tersebut.
#Zona Internet
auto eth1
iface eth1 inet static
address 195.100.1.2
netmask 255.255.255.252
network 195.100.1.0
broadcast 195.100.1.255
gateway 195.100.1.1
#Zona LAN
auto eth0
iface eth0 inet static
address 200.3.2.1
netmask 255.255.255.0
network 200.3.2.0
broadcast 200.3.2.255
Setelah paket resolvconf terinstall, buka dan edit file resolv.conf
#nano /etc/resolv.conf
Edit file tersebut dengan konfigurasi seperti berikut ini (sesuai dengan DNS Internet di tempat anda)
nameserver 195.100.1.1
nameserver 202.134.1.10
Konfigurasi file sysctl.conf
#pico /etc/sysctl.conf
Cari tulisan dibawah ini dan hilangkan tanda #
# net.ipv4.ip_forward=1
Lalu simpan.
Kemudian aktifkan ip forwarder
# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_fordward
Lalu cek ip forwardermya
# cat /proc/sys/net/ipv4/ip_fordward
Jika sudah aktif, maka akan muncul angka 1
Routing server
# iptables –t nat –A POSTROUTING –o eth1–j MASQUERADE
KET : eth1 erupakan NIC yang connect ke internet.
Cek apakah routing berjalan atau belum.
# iptables –t nat –n –L
Kemudian konfigurasi file rc.local
# nano /etc/rc.local
Tambahkan konfigurasi routing tadi :
iptables –t nat –A POSTROUTING –o eth0 –j MASQUERADE
kemudian simpan.
Fungsi ini agar ketika server router kita restart iptables akan otomatis berjalan dan kita sebagai administrator jaringan tidak perlu mengetik ulang perintah tersebut.
semoga sukses
Tidak ada komentar:
Posting Komentar